Apa yang aku lakukan sekarang?
Benarkah ini aku?
Sulit untuk mengikhlaskan kamu.
Sulit untuk memberikan izin.
Sulit untuk memebrikan persetujuanku untuk masalah ini.
Karena ini bagiku terlalu terburu-buru.
Terlalu mendadak.
Tidak hanya untukku, tapi juga untukmu.
Aku belum siap jauh.
Aku belum siap mendengar kamu dengan dia.
Aku belum siap dinomor-duakan ketika kamu bersama dengan “substituen”ku
Mungkin aku terlalu egois,
Aku terlalu takut,
Karena aku telah terbiasa.
Hari-hariku pasti ada kamu.
Aku belum bisa.
Jangan paksa aku menerima seperti ini.
Cukup dengan masalah yang akan aku lalui 7 bulan ini.
Tapi aku tak bisa menjamin jika 7 bulan tanpa penyemangat sepertimu,
Apakah aku bisa melewati semua ujian ini??
Tidak ada komentar:
Posting Komentar